Kuliah perdana, semester baru, mata kuliah baru, dosen baru, suasana
baru dan serba baru lainnya. Dan para mahasiswa akan antusias untuk menghadapi
presentasi presentasi yang berbeda dari setiap dosen nantinya. Namun sayang kebanyakan
presentasi materi kuliah membosankan. Presentasi di sampaikan dengan cara
membaca makalah, membaca slide, tidak menggunakan bahasa tubuh yang baik. Dan
lebih yang lebih parah lagi kebanyakan mahasiswa tidak mampu menghadapi sesi
tanya jawab dengan baik. Hari ini saya masuk kuliah pertama di semester
4 Dakwah dan Komunikasi UNINSNU Jepara, kuliah Rijalud Dakwah pengampu Bapak
Yasin merupakan mata kuliah baru yang akan saya nikmati disemster 4 ini. Hari ini
beliau hanya menjelaskan tentang konsep presentasi yang akan kami ikuti selama
semester yang akan dibimbing beliau, presentasi bermodel diskusi panel yang
hanya di ikuti 3 peserta yang maju kedepan kelas, 1 menjadi penyaji, dimana
mahasiswa yang bertugas sebagai penyaji tersebut harus membuat satu makalah dan
menguasainya penuh isi materi yang akan disampaikan nantinya, sedangkan kedua
orang sebagai pembahas juga akan maju kedepan menemani penyaji, dimana tugas
pembahas di depan nantinya akan mengkritisi, menyanggah, dan melontarkan
pertanyaan kepada penyaji. Format tempat duduknya yaitu pembahas pertama dan
kedua menghadap penuh kepada penyaji yang nantinya akan dibidik dalam
pertanyaan pertanyaan untuk didiskusikan bersama. Mengapa beliau menggunakan
model presentasi demikian?, karena hemat saya, beliau menginginkan untuk mengetahui
langsung mahasiswa yang aktif dalam berdiskusi jika menggunkan model presentasi
demikian. Karena semester lalu, mahasiswa yang presentasi di depan yang diikuti
3-4 orang tersebut, diraskan kurang efektif untuk menilai per individu. Adapun
para penanya season diskusi, hanya mereka mereka saja yang terus melontarkan
pertanyaan, dan yang lainnya terlihat pasif karena hanya menyimak dan mengikuti
alur diskusi yang sedang berjalan. Maka alternatif terbaik untuk mengetahui
sejauh mana mahasiswa mampu bercakap satu dengan yang lain dan menguasai medan
diskusi, model presentasi tersebut seperti akan lebih memudahkan satu mahasiswa
menyuarakn pendapatnya di depan publik nantinya. Salah
satu tugas penting yang pasti di lakukan oleh mahasiswa adalah presentasi. Dengan
konsep presentasi tersebut diharapkan setiap mahasiswa mampu mengungkapkan
argumen argumen hebat nantinya di depan anggota kelas lainnya. Sehingga akan terlihat
siapa yang siap menguasai materi dan siapa yang belum siap menguasai materi.
Dan untuk mata kuliah Rijalud Dakwah
ini, beliau menugaskan kepada kita untuk mencari tokoh yang sangat berpengaruh
dalam dunia. Dimana sosok yang harus kita angkat nantinya menjadi momok
kemanfaatan nyata yang dirasakan umat, masyarakat,manusia lainnya. Rijalud dakwah adalah seseorang yang
telah ditarbiyah secara intensif
sehingga memiliki persediaan untuk berjuang dan berkorban di jalan
Allah. la juga berpotensi menjadi agen perubah di tengah-tengah masyarakat. Oleh kerana ia akan melakukan kerja besar yakni merubah
masyarakat ke arah yang lebih baik dan Islamik, maka ia perlumemiliki
kelebihan dan keistimewaan dibandingkan dengan
ahlimasyarakat biasa pada umumnya.
Bukan semua
orang layak menjadi rijalud dakwah karena jumlah mereka biasanya sedikit
dibandingkan dengan para pendukung dari kalangan masyarakat umum.
Nah, dengan pengantar
materi yang akan kita diskusikan nantinya untuk menganggat tokoh penting yang
dirasa sangat berpengaruh terhadap masyarakat. Bapak dosen juga memberikan
kepada kita beberapa masa yang dapat kita pilih nantinya. Tokoh dakwah awal
perkembangan islam : Masa rasulallah SAW, Khulafaur rasyidin, umayah, absiyah.
Tokoh dakwah indonesia : pada masa kerajaan pasai, wali songo, zaman belanda.
Dan di masa kontemporer : NU, Muhammadiyah, Syariat Islam, Jami’atul Khair. Dengan kritera makalah yang berisi alasan
mengapa memilih tokoh tersebut yang layak dijadikan Rijalud Dakwah.
Karena minggu depan
sudah harus berjalan presentasi kelas, 3 penyaji pertama yaitu : Jailani, saya
dan satu teman saya Endah harus sudah menyiapkan tokoh dan makalah yang akan
diprsentasika. Sebenarnya saya sudah membidik tokoh yang akan saya jadikan
Rijalud Dakwah, yaitu Mister Kalend Osen, perintis kampung inggris pertama
kali, director BEC Pare Kediri yang saya jadikan tempat bernaung mencari ilmu
selama 9 bulan lamanya. Berada di masa kontemporer, karena memang beliau pantas
dijadikan rijalud dakwah karena kepiawaian, kesehajaan sifat yang beliau
miliki, sehingga efek yang ditimbulkan akibat sikap beliau yang rendah hati
tersebut, kemashuran masyarakat sekitar adalah bukti nyata bahwa beliau
merupakan tokoh dengan pengaruh besar terhadap lingkungan. Tidak hanya dalam
bidang ilmu pengetahuan saja yang dapat diambil manfaatnya dari sosok beliau,
namun dari segi perekonomian masyarakat sekitar tak lain karena pengaruh sosok
satu yang bersahaja tersebut. Mister Kalend Osen memang pantas dijadikan sebagai
Rijauld Dakwah karena perjuangan beliua juuga telah di akui di Indonesia,
karena mendapat penghargaan 10 pahlawan indonesia yang berpengaruh terhadap
masyarakat sekitar. Untuk lebih lanjutnya akan saya bahas dalam postingan
selanjutnya yang tak lain adalah isi materi perkuliah nantinya. Semoga minggu
depan presentasi berjalan dengan sukses dan lancar. Aamiin J






0 komentar:
Posting Komentar